mmS'07

mmS'07

Jumat, 11 Maret 2011

Makalah Nifaq/Munafiq

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Mungkin kita sering mendengar kata munafiq di dalam kehidupan sehari-hari kita. Kata munafiq atau muna mungkin kita anggap tidak begitu kasar di telinga kita karena kata itu jarang kita publikasikan di media massa. Namun sebenarnya, munafiq adalah suatu sifat seseorang yang sangat buruk yang bisa menyebabkan orang itu dikucilkan dalam masyarakat. Pertanyaannya, apakah kita termasuk orang munafiq? Mungkin kita dengan tegas mengatakan kita bukan orang munafiq karena karena kurangnya pemahaman kita mengenai apa itu sifat munafiq yang sesungguhnya.
Sebagai seorang muslim, kita harus mampu memahami, menghayati, dan mengaktualisasikan diri ke dalam tipologi manusia, pertama Al-Mu’min yaitu golongan yang ikhlash beragama karena Allah semata, dan yang sesuai antara lahir dan bathinnya, sesuai antara perbuatan dan perkataannya. Al-Kafir yaitu golongan yang mencintai kekufuran secara lahir dan batinnya. Al-Munafiq yaitu golongan yang menyatakan iman secara dhahir dengan lidahnya sedang bathinnya tidak iman, hatinya kafir. Kelompok ini paling buruk, mereka kufur dengan kekafiran yang paling buruk karena menyembunyikan kekapirannya.
Jika tipologi manusia itu sesuai dengan ajaran Islam, maka seharusnya kita amalkan, karena kita akan merasa nyaman dengan itu. Dan jika tidak sesuai dengan ajaran Islam maka tinggalkanlah, karena akan merusak kepribadian kita. Di samping itu kita harus bisa menjelaskan prilaku manusia berdasarkan analisis Alqur‟an dan Al-Hadits tentang ciri-ciri dan karakteristik ketiga tipologi manusia tersebut. Karena itu melalui makalah ini dipandang perlu untuk mengungkap dan menjelaskan karakter manusia, khususnya karakteristik manusia munafiq, yaitu manusia golongan ketiga.





B. TUJUAN PEMBAHASAN
Makalah ini bertujuan untuk mendekskripsikan pengertian, ciri-ciri dan karakteristik orang-orang munafiq serta jenis-jenis nifaqnya, berdasarkan telaah Al-Quran khusunya yang membahas tentang nifaq/munafiq tersebut.

C. RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian Nifaq/Munafiq?
2. Jelaskan ciri-ciri manusia Nifaq/Munafiq?
3. Apa saja jenis-jenis Nifaq?
4. Bagaimana kewajiban mu’min terhadapa orang munafiq dan pandangan Allah SWT terhadap golongan manusia ketiga tersebut?























BAB II
PEMbaHASAN

A. PENGERTIAN NIFAQ/MUNAFIQ
Kata nifaq ini biasa diucapkan dalam bahasa Indonesia dengan kemunafikan. Nifaq ini merupakan bentuk masdar (kata benda jadian) dalam Bahasa Arab nifaq yang artinya “Ucapan, perbuatan atau sifat yang sesungguhnya bertentangan dengan apa yang tersembunyi dalam hati. Menurut Al-Raghib menjelaskan arti nifaq secara bahasa yaitu “masuk ke dalam lubang / jalan dari satu pintu dan keluar pada lubang yang lain”, untuk itu orang munafiq disebut juga al-fasiq karena ia keluar dari jalan syariat.
Secara historis, Al-Quran memberikan kesan bahkan penerapan istilah atau munculnya istilah munafiq lahir ketika Allah hendak menguji keimanan seseorang. Ketika itu, Allah menyuruh orang-orang mu’min untuk berperang di jalan-Nya sekaligus untuk mempertahankan diri mereka. Ternyata sebagian besar dari mereka kurang respons terhadap himbauan dan perintah Allah SWT tersebut. Perilaku kurang respons terhadap perintah ini jelas dinilai oleh Allah sebagai orang yang di dalam dirinya ada keraguan. Bila demikian halnya, lalu di manakah letak keimanan mereka yang sejati. Orang-orang mu’min yang seperti inilah yang kemudian disebut munafiq, yaitu orang mu’min yang tidak berperilaku seperti yang diyakini dan diucapkan. Lebih jelasnya marilah kita perhatikan firman Allah SWT yang artinya: “dan supaya mengetahui siapa yang munafik? Kepada mereka dikatakan, “marilah berperang di jalan Allah atau pertahanan dirimu”. Mereka berkata, “sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan tentulah kami mengikuti kamu”. Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran daripada keimanan terkandung dalam hatinya. Dan Alah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan”. (Q.S. Ali Imran :167).
Dalam islam kita mengenal tipologi, yaitu iman, kufur, dan nifaq. Bila dicermati, ketiganya nampak saling bertentangan tetapi ketiganya nampak saling menjelaskan. Iman, dalam uraian didefinisikan sebagai percaya dengan sesungguhnya, baik ucapan, hati maupun perbuatan. Kufur didefenisikan tidak percaya seratus persen, baik hati, ucapan maupun perbuatan. Sedangkan nifaq, seperti yang dijelaskan di atas, hatinya menolak tetapi mulut menerima atau menyatakan iman. Dalam banyak tempat, al-Quran menyebut orang munafiq sejajar dengan orang-orang fasiq dan orang-orang kafir. Orang-orang munafiq dianggap tidak kalah bahayanya dengan orang fasiq maupun orang kafir, khususnya dalam pembentukan masyarakat yang akan dibangun.

B. CIRI-CIRI/karakteristik NIFAQ atau MUNAFIQ
Ciri-ciri utama manusia munafiq tercantum dalam Hadist Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa:
“Tanda orang-orang munafik itu ada tiga keadaan. Pertama, apabila berkata-kata ia berdusta. Kedua, apabila berjanji ia mengingkari. Ketiga, apabila diberikan amanah (kepercayaan) dia mengkhianatinya.” (Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim).
Dalam kehidupan sehari-hari, kita kerap mendengar kata Munafiq diucapkan orang. Dan bila itu terjadi, biasanya perhatian kita langsung akan terpusat pada sosok yang disebut munafik tersebut. Bahkan tidak jarang kita sendiripun tergoda untuk ikut menambahkan komentar (gibah) mengenai sosok sial yang disebut munafiq tersebut. Lalu sejauh mana sebetulnya penngetahuan kita tentang Munafik? Berikut adalah ciri-ciri orang munafiq menurut Islam:
1. Dusta
2. Khianat
3. Fujur dalam pertikaian
4. Malas beribadah
5. Ingkar janji
6. Riya
7. Sedikit berdzikir
8. Mempercepat shalat
9. Mencela orang-orang yang taat dan sholeh
10. Mengolok-olok Al-Quran, As-Sunnah, dan Muhammad saw
11. Bersumpah palsu
12. Enggan berinfak
13. Tidak menghiraukan nasiib sesama muslimin
14. Suka menyebarkan kabar dusta
15. Mengingkari takdir
16. Mencaci maki kehormatan orang-ornag sholeh
17. Sering meninggalkan shalat berjamaah
18. Membuat kerusakan di muka bumi dengan dalih mengadakan perbaikan
19. Tidak sesuai secaraZahir dan Batin
20. Takut terhadap kejadian apa saja
21. Beruzur dengan dalih dusta
22. Menyuruh kemungkaran dan mencegah kemakrufan
23. Bakhil
24. Lupa kepada Allah SWT
25. Mendustakan janji Allah SWT dan Rasul-Nya
26. Lebih memperhatikan zahir, mengabaikan bathin
27. Sombong dalam berbicara
28. Tidak memami Ad-din
29. Bersembunyi dari manusia dan menentang Allah dengan perbuatan dosa
30. Senang melihat orang lain susah, susah bila melihat orang lain senang

C. TELAAH KARAKTERISTIK MUNAFIQ DALAM SURAH AL-MUNAFIQUN
Berdasarkan informasi Al-Quran terdapat beberapa ciri atau karakter orang munafik, antara lain:
Pertama, kemauan mereka untuk menjalankan dan menerapakan Islam dalam segala aspek kehidupan hanya setengah hati, dan kalaupun mau menjalankan, itu kalau keadaannya agak terpaksa, atau hanya karena diliah otang saja. Dengan kata ain mereka suka berdusta. Kedua, enggan untuk menerapakan Islam yang dipahami dalam kehidupannya. Pengakuan iman kepada Allah masih sebatas ucapan saja, belum sampai kepada pelaksanaan.
Adapun salah Surah yang membahas tentang Nifaq/Munafiq adalah Al-Munafiqun. Dinamai surah Al-Munafiqun, karena surah ini mengungkapkan karakterkarakter orang munafiq. Jumlah ayatnya 11, ayat 1-8 menjelaskan tentang manusia munafiq, dan 9-11 menejelaskan tentang orang mu’min, Dari surah tersebut, Al-Maraghi ¬menjelaskan karakter-karakter manusia munafiq, antara lain:

1. Pembohong
2. Menjadikan sumpah bbohong sebagai tameng (jalan/alasan)
3. Menghalangi jalan Allah
4. Jelek amal
5. Hatinya buruk/jelek
6. Tampilan menarik tapi rusak batinnya
7. Manis perkataan tappi buruk jiwanya
8. Buruk persangkaan/Su’udzan
9. Berpaling dan sombong
10. Melarang orang lain berinfak
11. Bermaksud mengusir orang mu’min dan merasa lebih kuat

D. JENIS-JENIS NIFAQ
Al-Buraikan menyebutkan,nifaq itu ada dua macam: Nifaq Akbar yaitu nifaq besar dan nifaq ashgar: nifaq kecil. Abdurahman Faudah menyebutnya: nifaq Iman dan nifaq Amali. Sementara Ibnu Taimiyah memberi namanya dengan; nifaq i'tiqadi dan nifaq amali. Nifaq Akbar ( nifaq 'Itiqadi atau Nifaq iman ) adalah menyembunyikan kekufuran dalam hati dan menampakan keimanan dalam lisan dan perbuatan. Nifaq ashgar adalah jika perbuatannya yang tampak berbeda dengan apa yang diperintahkan oleh syariat Islam.
1. Nifaq Akbar (Nifaq besar)
Nifaq besar yaitu menampakkan keislaman dengan lisannya, tetapi sebenarnya hati dan jiwanya mengingkari. Yang termasuk perbuatan nifaq besar di antaranya:
a. Mendustakan Rasulullah saw (dan ajaran beliau sama sekali), atau mendustakan sebagian dari seluruh ajaran yang beliau sampaikan.
b. Membeci ajaran Rasulullah saw atau membenci sebagian dari ajaran yang Beliau sampaikan.
c. Merasa senang dengan kekalahan Islam dan merasa benci dengan tersebar dan kemenangan Islam.
Orang yang melakukan perbuatan nifaw besar ini akan mendapatkan azab yang lebih berat dari orang-orang kafir karena bahaya mereka lebih besar. Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang munafiq itu akan ditempatkan di dasar neraka yang paling bawah” (Q.S. An-Nisaa:145).
2. Nifaq Asghar (Nifaq Kecil)
Sesorang dikatakan melakukan perbuatan nifaq kecil bila dia melakukan sebagian perbuatan yang menjadi ciri dan karakter orang-orang munafiq tulen. Rasulullah saw. bersabda, “Tanda-tanda orang munafiq ada tiga: yaitu dusta ketika berbicara, suka ingkar janji, khianat ketika diamanahi”. Dan kemuudian Rasulullah bersabda, “Ada empat hal, jika keempatnya ada pada diri seseorang, maka dia adalah seorang munafiq tulen, namun bila dari keempat itu hanya ada satu saja pada seseorang, maka dia hanya dikatakan memiliki sifat nifaq yang mestinya dia tinggalkan, (keempat hal itu adalah) dusta ketika berbicara, ingkar janji, khianat ketika mengadakan kontrak kerjasama, dan culas dalam berdebat.” (Muttafaqun Alaih’).

E. KEWAJIBAN MU’MIN TERHADAP ORANG MUNAFIQ

Mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh sifat kemunafikan ini, banyak para sahabat sangat berhati-hati dan selalu mawas diri jangan sampai sifat kemunafikan itu mmenyertai dirinya, karena sifat ini sangat mudah menempel pada diri manusia. Adapun yang harus dilakukan mu’min ketika mendapati seorang yang munafiq antara lain:
1. Jangan diikuti, jangan dihiraukan gangguannya, tetap bertawakal kepada Allah
2. Harus mencari kebenaran jika dapat dari munafiq
3. Jangan duduk dengan munafiq, jika mengejek dan mencela Al-Quran
4. Jadikan musuh dan bersikap hati-hati serta waspada
5. Berjihad dan bersifat keras terhadap orang-orang munafiq
6. Jangan menyalatkan dan berdoa akan zu’ama munafiq







F. PANDANGAN ALLAH TERHADAP MANUSIA MUNAFIQ

Bagaimana munafiq di sisi Allah? Di bawah ini disinggung beberapa hal, antara lain:
1. Allah akan membukakan nifaq orang munafiq
2. Allah akan melupakan orang munafiq
3. Hati munafiq ditutup dari Hidayah
4. Tidak diampuni dosanya
5. Allah murka dan melaknat munafiq, jahanam dan jelek tempat kembalinya
6. Diadzab Allah
Agar terhindar dari hal-hal tersebut di atas, kita harus mencegah nifaq/kemunafikan jangan sampai menyelinap dalam jiwa kita, dengan jalan murqabah, (mengawasi diri sendiri) dan bersikap lawamah (berani menegur diri sendiri). Jika ternyata gejala-gejala kemunafikan itu ada, maka untuk menyelamatkan diri dari kejahatannya adalah dengan jalan taubat dan istigfar, kembali berjalan di atas garis-garis dan prinsip iman dan taqwa, dan memerangi segala sikap, sifat, dan cabang-cabang nifaq.













BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Orang munafiq itu; pembohong, menjadikan sumpah bohong untuk menjaga diri, menghalangi masuk Islam, jelek amal, busuk hatinya, penampilan menarik dan manis ucapannya tapi bathinnya rusak dan otaknya kosong, berprasangka buruk, berpaling, sombong, melarang berinfaq, mengusir mu‟min, merasa lebih kuat, hatinya sakit, memandang mu‟min tertipu agamanya, takut nifaqnya terungkap, mengejek Allah dan Rasulnya, memerintah munkar melarang ma’ruf, kikir, fasiq, berprasangka buruk pada Allah dan Rasulnya, penyebar kabar bohong, tidak faqih, tidak suka hukum Allah dan Rasulnya, sesat, penipu, berat dan malas shalat, riya dan sum‟ah, jarang ingat Allah, syak, ingkar janji dan pendusta, keji, jahat, tipu daya, Pembuka aib, suka mengolok-olokan, tuli bisu buta hati dan fikirannya, berbuat kerusakan, bodoh / safih, tidak tetap pendirian, hilang indranya, salah didikan.











Daftar pustaka

Idris, Mahsyar. 2007. Al-Islam Studi Tentang Pokok-pokok Ajaran. Makassar: Wildan Pres.

Rosidin, Dedeng. 2006. Makalah Karakteristik Manusia Munafiq. Bandung.

http://moslems-muslim.blogspot.com/2009/05/nifaq-munafiq.html


Makalah Facebook


BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang Masalah
Jejaring sosial, siapa yang tidak pernah mendengar istilah tersebut? Hampir sebagian masyarakat di Indonesia mengenal istilah tersebut karena promosi yang besar-besaran oleh para jasa content serta operator seluler. Jejaring sosial adalah sebuah situs pertemanan di dunia maya, banyak sekali situs jejaring sosial yaitu: Facebook, Twitter, Freindster, 12Frenz, My Space dan lain-lain.
Salah satu situs jejaring sosial yang paling populer adalah Facebook. Menurut alexa.com Facebook adalah jejaring sosial yang menjadi rangking pertama diakses oleh masyarakat Indonesia. Begitu mudah mendapatkan teman di sini, karena teknologi yang ada di dalamnya sangat canggih dan juga ketersediaan berbagai macam bahasa terdapat di Facebook.
Tidak heran jika semakin hari semakin bertambah pengguna Facebook. Hampir setiap orang mempunyai Facebook. Penggunaan Facebook dalam kehidupan sehari-hari mempunyai pengaruh bagi penggunanya, apabila kita tidak cerdas dalam menyikapi situs jejaring sosial ini, bisa-bisa kita kecanduan Facebook, dan layaknya candu, apapun akan kita lakukan agar dapat menggunakan Facebook.
Hal itulah yang melatarbelakangi penulis mengangkat judul Facebook, karena melihat dari kehidupan sehari-hari yang hampir tidak pernah lepas dari perbincangan tentang Facebook, sehingga menurut penulis mengapa tidak Facebook sekali-kali dibahas dalam mempresentasikan karya ilmiah dan sebagai bentuk peduli penulis agar semua pengguna Facebook termasuk penulis sendiri tidak hanya mengenal Facebook sebagai hal yang menyenangkan, tetapi sesuatu yang juga harus diwaspadai.

1.2     Rumusan Masalah
1)      Bagaimana asal mula lahirnya Facebook?
2)      Apa sajakah dampak positif dan negatif Facebook?
3)      Bagaimana pertumbuhan Facebook di Indonesia?
4)      Apakah semua masyarakat Indonesia menerima baik adanya Facebook atau sebaliknya?
5)      Bagaimana cara aman menggunakan Facebook?

1.3     Tujuan Penelitian
Sebagai insan yang peka akan perkembangan zaman, kita tentunya ingin mengetahui hal-hal baru yang sedang populer di tengah-tengah masyarakat. Karya ilmiah ini lahir diharapkan agar mampu memberikan informasi yang real tentang salah-satu perkembangan teknologi yang menjadi pembicaraan hangat yaitu situs jejaring sosial Facebook. Sebagian kalangan hanya mengenal Facebook sebagai wadah pergaulan yang modern tanpa pernah berpikir asal-usul Facebook, manfaat/dampak, dan perkembangan Facebook itu sendiri.
Adapun tujuan dari penelitian karya ilmiah ini adalah agar kita mengenal  asal usul Facebook, apa saja dampak positif dan negatif Facebook, mengetahui proses pertumbuhan Facebook di Indonesia, mengetahui kedudukan Facebook di tengah-tengah masyarakat dan cara aman menggunakan Facebook.

1.4     Manfaat Penelitian
Selain tujuan yang ingin dicapai, tentunya penulis juga berharap agar karya ilmiah ini bermanfaat bagi setiap pembaca. Adapun manfaat dari karya ilmiah ini yaitu bertambahnya wawasan atau pengetahuan kita tentang Facebook. Tidak hanya memandang Facebook dari satu sisi saja (apakah itu hanya dari sisi positif atau negatifnya saja).

1.5     Hipotesis Penelitian
1)      Facebook adalah salah satu situs jejaring sosial yang populer dari kalangan muda hingga tua
2)      Facebook memiliki lebih banyak dampak positif daripada negatifnya
3)      Facebook lebih baik daripada situs jejaring sosial yang lainnya







BAB II
METODOLOGI

2.1     Pendekatan dan Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode survei dalam bentuk wawancara sederhana. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data lapangan tentang jumlah pengguna Facebook di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare sebagai populasi, dan kelas 1.A Bahasa Inggris sebagai sampel.

2.2     Lokasi Penelitian
Adapun lokasi penelitian kami yaitu Kampus II Universitas Muhammadiyah Parepare, tepatnya di ruangan E8 dengan mahasiswa(i) kelas 1.A Bahasa Inggris sebagai objek penelitian kami.

2.3     Teknik Pengumpulan Data
Pengumpulan data dalam penelitian karya ilmiah ini dilaksanakan dengan urutan:
1)      Menentukan sampel sesuai dengan kriteria dalam permasalahan (dalam hal ini yang menjadi sampel penelitian kami adalah mahasiswa kelas 1.A Bahasa Inggris)
2)      Mengadakan wawancara sederahana
3)      Mengolah data hasil survei dan dibandingkan dengan teori yang disajikan sesuai realitas yang ada
4)      Pembahasan terhadap temuan penelitian









BAB III
PEMBAHASAN


3.1     Mengenal Facebook
3.1.1 Sejarah ringkas lahirnya Facebook
Facebook adalah sebuah situs jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg (lihat lampiran gambar 1.1) seorang mahasiswa Harvard, fungsiya sebagai media untuk saling mengenal bagi para mahasiswa Harvard.
Dalam waktu dua minggu setelah diluncurkan, separuh dari mahasiswa Harvard telah memiliki akun Facebook. Tidak hanya itu beberapa kampus lain juga dimasukkan dalam jaringan Facebook. Zuckerberg pun akhirnya meminta bantuan dua temannya untuk membatu mengembangkan Facebook dan memenuhi permintaan kampus-kampus lain untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam waktu empat bulan setelah diluncurkannya, Facebook telah memiliki 30 kampus dalam jaringannya.
Dengan kesuksesa tersebut, Zuckerberg dan kedua temannya memutuskan untuk pindah ke Palo Alto dan menyewa apartemen di sana. Setelah beberapa minggu di Palo Alto, Zuckerberg berhasil bertemu dengan Sean Parker, dan dari hasil pertemuan tersebut Parker pun setuju pindah ke apartemen Facebook untuk bekerja sama mengembangkan Facebook. Tidak lama setelah itu, Parker berhasil mendapatkan Peter Thiel (cofounder Paypal) sebagai investor pertamanya. Thiel menginvestasikan 500 ribu US Dollar untuk pengembangan Facebook.
Jumlah akun di Facebook terus melonjak, sehingga pada pertengahan tahun 2004 Friendster mengajukan tawaran kepada Zuckerberg untuk membeli Facebook seharga 10 juta US Dollar, dan Zuckerberg pun menolaknya. Zuckerberg sama sekali tidak menyesal menolak tawaran tersebut sebab tidak lama setelah itu Facebook menerima sokongan dana lagi sebesar 12,7 juta US Dollar dari Accel Pathners. Dan semenjak itu sokongan dana dari berbagai investor terus mengalir untuk pengembangan Facebook.
Pada September 2005, Facebook tidak lagi membatasi jaringannya hanya untuk mahasiswa, Facebook juga membuka jaringannya untuk siswa SMU. Beberapa waktu kemudian Facebook juga membuka jaringannya untuk para pekerja kantoran. Dan akhirnya September 2006 Facebook membuka pendaftaran untuk siapa saja yang memiliki alamat e-mail.

3.1.2 Tampilan Facebook
Facebook merupakan jejaring sosial yang sering berubah tampilan, Facebook yang kita kenal sekarang berbeda dengan Facebook yang pertama kali dibuat, misalnya dalam masalah fitur dan tampilan desainnya, mungkin itu salah satu strategi mereka dalam menyediakan kebutuhan pengguna dan bertujuan agar pengguna tidak bosan. Silahkan bandingkan tampilan Facebook waktu masih bernama Thefacebook.com (Lampiran gambar 1.2 dan 1.3)

3.1.3 Bagian-bagian utama Facebook
1)      Beranda/Home
Di bagian beranda ini terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti membaca semua berita masuk baik itu upload foto, postingan status teman-teman facebooker, dan sebgainya; kita juga bisa mengganti (update) status di beranda ini; men-add teman baru yang mungkin kita kenal; memberikan komentar atau sekedar menyukai status dan foto baru teman; dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, lihatlah gambar 1.4.
2)      Profil
Profil dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu kanan, tengah, dan kiri. Bagian kanan terdapat tempat iklan; bagian tengah adalah wall (dinding) yaitu tempat yang menampilkan informasi tentang kegitan apa saja yang kita lakukan, postingan status-status kita, dan lain sebagainya; bagian kiri terdapat foto profil, kita bisa menggantinya sesuai keinginan, menyunting informasi data diri, dan menampilkan teman-teman, hasil kuis dan aplikasi yang kita gunakan. (lihat gambar 1.5)
3)      Akun/Account
Pada bagian ini kita bisa mengedit data pribadi kita. Misalnya kita ingin mengganti password atau alamat e-mail.(lihat gambar 1.6)
3.2     Dampak Facebook
Sudah sewajarnya, setiap teknologi baru, apapun bentuknya, pasti mempunyai dampak positif dan negatif. Begitu juga dengan Facebook punya dampak positif dan negatif. Berikut ini beberapa dampak positif dan negatif dari pengguna Facebook menurut salah satu situs blog antara lain:
4.2.1     Dampak Positif Facebook
1)      Mempererat silaturahmi
Mempererat silaturahmi merupakan salah satu manfaat Facebook yang paling bisa kita rasakan. Kita bisa berhubungan langsung dengan orang-orang terdekat kita meskipun dalam jarak jauh, bahkan dengan Facebook kita bisa menemukan kembali orang-orang yang pernah kita kenal di masa lalu.
2)      Mengetahui potensi diri
Dalam Facebook banyak terdapat kuis yang bermanfaat. Yang bisa mengasah dan menguji seberapa besar kecerdasan IQ, EQ, dan SQ kita. Namun kita tetap harus waspada karena sebagian kuis yang terdapat di Facebook mengandung unsur-unsur ramalan, dan sudah tentu kita paham bahwa percaya pada ramalan merupakan sebuah kesyirikan, dosa besar yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT.
3)      Media promosi
Jelas, Facebook bisa digunakan sebagai media promosi, baik itu mempromosikan media jasa, instansi atau produk rumahan (housemade).
4)      Sarana diskusi
Di Facebook kita bisa bergabung di berbagai komunitas/grup.
5)      Tempat berbagi cerita (Curahan Hati)
Sebagai manusia normal, tentunya kita akan selalu dikelilingi dengan berbagai problematika hidup, dan sebagai makhluk sosial kita tentu ingin saling berbagi cerita dengan yang lain, salah satu wadah untuk curhat  yang paling tepat adalah Facebook. Dengan hanya memperbarui (update) status di beranda Facebook, teman-teman yang peduli biasanya akan memberikan komentar di status kita yang isinya bisa saja dengan sekedar memberikan semangat atau bahkan memberikan alternatif untuk menyelesaikan masalah.
4.2.2     Dampak Negatif Facebook
1)      Adanya waktu yang terbuang sia-sia
Lebih banyak waktu yang terbuang sia-sia untuk hal yang kurang bermanfaat, biasanya kita lupa waktu ketika sedang asyiknya berfacebook ria. Facebooker yang seperti ini biasa disebut  Sindrom  Facebookholic alias kecanduan.
2)      Boros uang
Dampak yang satu ini tentu tidak bisa dihindari, apalagi mereka yang online dengan memanfaatkan jasa penyedia jaringan internet dan wireless seperti warnet atau warung/café/restauran yang menyediakan hotspot dan mereka yang memanfaatkan telepon genggam (handphone) untuk berfacebookan. Ini tentu membutuhkan biaya lebih.
3)      Malas belajar
Facebook memang menyenangkan, tetapi kita tidak boleh melalaikan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya, ini berarti secara tidak langsung kita mengalami apa yang namanya pembodohan yang menyenangkan.
4)      Memicu pergaulan bebas tanpa batas
Kita ketahui bersama bahwa Facebook itu adalah dunia maya, dunia tanpa batas, seseorang bisa menjadi apa saja dan berbuat apa saja. Maka tentunya kita harus mawas diri dengan tetap menjaga pergaulan kita di arah yang positif.

3.3     Pertumbuhan Facebook
4.3.1     Persentase pengguna Facebook di kalangan mahasiswa UMPAR
Dari hasil survei kami melalui wawancara sederhana, dengan mahasiswa-mahasiswi kelas 1.A Bahasa Inggris sebagai sampel penelitian kami tepatnya tanggal 14 Desember 2010 memperoleh hasil bahwa peminat Facebook di kelas ini cukup banyak. Jumlah mahasiswa di kelas ini adalah 42 orang, yang memiliki akun Facebook adalah 31 orang (termasuk yang tidak aktif dan yang memiliki lebih dari satu akun Facebook), dan yang tidak memiliki sama sekali ada 11 orang (lihat lampiran tabel 2.1). Jadi persentasi pemilik Facebook di kelas ini adalah 75% dengan perbandingan yang memiliki dan yang tidak memiliki akun Facebook adalah 3:1.  

4.3.2     Facebook di Indonesia tahun 2009 dan tahun 2010
Pengguna Facebook di Indonesia masih di dominasi oleh kaum menengah ke atas yang memiliki akses internet. Kebanyakan dari mereka adalah pelajar, mahasiswa, dosen, pekerja, politisi dan beberapa tokoh-tokoh nasional. Terhitung sampai 22 Februari 1.333.649 pengguna di Indonesia telah terdaftar di Facebook dan sekitar 73% (976.372 orang) di antaranya adalah pengguna usia produktif (18-34 tahun). Dilihat dari gender, 688.306 pengguna laki-laki dan 600.045 pengguna permepuan. (Alfacebook.com;2009).
Sedangkan menurut sumber lain bulan Nopember tahun 2009 Indonesia tercatat sebagai negara dengan pengguna Facebook terbesar ke-7 di dunia. Indonesia dikatakan telah memiliki 11.756.980 pengguna Facebook. Posisi Indonesia satu tingkat di bawah Italia yang memiliki 12.581.060 pengguna dan berada di posisi ke-6. Sementara jika dilihat dari pertumbuhan tiap minggunya, Indonesia juga berhasil masuk 10 besar dalam daftar negara dengan memiliki pertumbuhan pengguna tercepat. Pada perhitungan terakhir misalnya, Indonesia berada di posisi ke-9 tercepat dengan persentase 6,854%. Adapun daftar negara dengan pengguna Facebook terbesar di dunia tahun 2009 lihat lampiran tabel 2.2.
Bulan Desember tahun 2010 diketahui pengguna Facebook di Indonesia mencapai 31,7 juta, tepatnya 31.784.080. Dengan populasi online 100 persen, Indonesia menguasai 5,56 % dari total pengguna Facebook di dunia. Berdasarkan gender, pengguna laki-laki lebih mendominasi di Indonesia, yaitu sekitat 18,7 juta (59,1 %), sedangkan perempuan jumlahnya  sekitar 12,9 juta (40,9%). Data-data tersbut di atas dikutip VIVAnews dari CheckFacebook, tabel pengguna Facebook dapat dilihat di lampiran (tabel 2.3).




3.4     Pro dan Kontra Facebook
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia adalah pengguna Facebook. Banyak orang tergila-gila dengan Facebook, bahkan besarnya unit penjualan BlackBerry di Indonesia salah satu alasannya adalah Facebook.
Facebook dan situs jejaring sosial lainnya, diciptakan dengan tujuan-tujuan yang baik bagi para penggunanya. Namun sangat disayangkan banyak pengguna yang menyalahgunakan tujuan baik situs jejaring sosial tersebut. Dimana penyalahgunaan yang terjadi tentu memberikan nilai negatif  bagi situs jejaring sosial khususnya Facebook. Seperti yang terjadi di beberapa kasus yang ramai diberitakan, sebagian orang justru menyalahkan situs jejaring sosial tersebut.
Salah contoh kasus lewat Facebook adalah penculikan, Facebook juga digunakan sebagai wahana untuk melakukan transaksi seks. Modus kejahatan tersebut menambah deret modus-modus kejahatan internet melalui jejaring sosial yang terjadi di tanah air. Adapun modus-modus kejahatan berbaris jejaring sosial yang hadir lebih dulu antara lain pencemaran nama baik/penghinaan, penipuan, iklan judi online, maupun pornografi dan pornoaksi online.
Hal-hal tersebut diataslah yang membuat sebagian kalangan mengecam Facebook, karena dapat merusak aqidah agama dan norma adat isitadat. Bahkan ada opini yang menyatakan fatwa haram Facebook yang dikeluarkan oleh ulama di Jawa Timur, tetapi mendapatkan tantangan keras dari para pengguna Facebook. Menurut mereka, para ulama itu harus memberikan dalil yang tepat sebelum mengeluarkan haram Facebok. Bukan hanya dari pengguna Facebook saja, ketua MUI Kalimantan Selatan mengakui tidak ada fatwa haram memnafaatka Facebook, apalagi sekedar berkomunikasi untuk kemaslahatan umat, dia juga mengingatkan tuntutan agama Islam yang antara lain menyatakan segala sesuatu bergantung atau bermula dari niat seseorang. Sebagai contoh, pemanfaatan Facebook dalam berkomunikasi guna menggali atau tukar ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat, hal itu tidak bisa dikatakan haram. Tetapi, bila pemanfaatan Facebook untuk berkomunikasi dalam hal-hal yang terlarang baik secara hukum di Indonesia maupun menurut norma-norma Islam, maka penggunaan sarana tersebut bisa dikatakan haram.

3.5     Cara Aman Penggunaan Facebook
Sebagai media komunikasi, internet dengan jejaring sosialnya bisa saja bersifat netral, namun sebagai pisau bermata dua, dampak negatif bisa terjadi. Sebab berbicara soal internet semua ada di sana dan semua bisa terjadi di sana. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ada beberapa cara dalam bermain Facebook, cara sederhana seperti para pengguna jejaring sosial yang masih awam perlu diberdayakan agar tidak menjadi sasaran empuk penjahat internet; data-data kita pun harus dijaga agar tidak semua dibuka dan diakses semua orang; ajakan orang yang baru dikenal hendaknya dipastikan dulu siapa orang yang mengajak, latar belakangnya, tujuannya dan hal-hal lainnya agar kita tidak menjadi korban kejahatan seperti penipuan maupun penculikan. Adapun cara-cara yang lain diantaranya:
1)      Jangan merasa bangga ketika punya banyak teman, ada baiknya kita selektif dalam meng-approve calon teman kita di Facebook.
2)      Cobalah dengan mengubah pengaturan privasi akun Facebook kita, terutama yang berkaitan dengan foto kita. Kita ganti pengaturannya, misalnya saja yang bisa lihat foto atau album kita hanya teman saja. Jadi tidak sembarang orang bisa lihat album kita.
3)      Jangan mencantumkan data-data pribadi anda. Contohnya nomor handphone.
4)      Kurangi bemain Facebook di tempat hot-spot-an karena dikhawatirkan tempat hot spot-annya memakai software yang bisa menyimpan username dan password yang keluar dari jaringan wi-fi di tempat tersebut.
5)      Jangan lupa untuk selalu me-log out akun anda setiap ingin keluar dari Facebook, apalagi kita bermain di komputer/laptop orang lain.
6)      Adapun tips untuk menghindari penyimpanan data username dan password kita. Cobalah dengan cara membuka Facebook jangan menggunakan http://www.facebook.com atau www.facebook.com, tetapi dengan menggunakan https://www.facebook.com. Perhatikan  https, penulisan alamat seperti ini fungsinya untuk mengenkripsi username dan password anda ketika dikirim, dan data yang akan dikirim hanya berupa simbol-simbol saja. Jadi tidak akan ada yang tahu username dan password kita.

BAB IV
PENUTUP


4.1     Kesimpulan
Menurut dari hasil penelitian kelompok kami, dapat ditarik kesimpulan bahwa Facebook adalah salah satu situs jejaring sosial yang banyak diminati dari segala kalangan. Bukan hanya karena tampilan yang menarik, penggunaannya mudah tetapi juga aplikasi yang ada didalamnya lebih lengkap. Tidak heran jika hampir setiap orang khususnya kalangan remaja memiliki akun Facebook. Sama halnya dengan hal yang lain, Facebook yang diciptakan oleh Mark Zuckerberg yang bertujuan baik sebagai salah satu sarana komunikasi mudah, malah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, hal ini yang menyebabkan sebagian kalangan lainnya kontra akan kehadiran Facebook, puncaknya ketika ada isu fatwa haram Facebook.
Facebook selain memiliki dampak positif  juga tentu memiliki dampak yang negatif seperti waktu yang terbuang percuma, malas, boros uang, melalaika tugas yang lain. Jadi sebagai makhluk intelektual hendaklah kita bisa mengendalikan sikap kecanduan atas situs jejaring sosial ini.

4.2     Kritik dan Sarana
Dalam mengakses atau membuat akun situs jejaring sosial khususnya Facebook ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
1)      Jangan membuat pesan status yang menjelek-jelekkan orang lain atau institusi.
2)      Jangan menaruh informasi-informasi yang penting seperti nomor telepon di dalamnya, karena dapat memberikan seseorang berbuat jahat dengan informas tersebut.
3)      Jangan terlalu percaya dengan orang yang baru kita kenal.
4)      Untuk orang tua awasi anak anda dalam penggunaan teknologi ini.
5)      Memberikan handphone kepada anak yang tidak ada GPRS-nya atau tidak bisa mengakses internet.
DAFTAR PUSTAKA

Firdaus, Ihsan. 2010. Ilmuku adalah Amalku. http://www.ihsanfirdaus.com/. Akses, November 2010.
Madjie. 2009. Blognya Seorang pemalas. http://mmadjie.blogspot.com/2009/06/dampak-positif-dan-negatif-facebook.html. Akses, 30 Juni 2009.
Bin, Patriot. 2010. Pro Kontra FB. http://www.facebook.com/topic.php?uid=84057137467&topic=14042. Akses, Maret 2010.
Karodalnet. 2009. Karo Cyber Community. http://karodalnet.blogspot.com/2009/05/facebook-haram.html. Akses, 2009.
Candra. 2010. Bontang Kreatif. http://bontangkreatif.blogspot.com/2010/12/indonesia-urutan-ke-2-pengakses.html. Akses, 10 Desember 2010
Harianto, Slamet. 2009.Slamet Harianti MJ. http://slamethari.blogspot.com/2009/06/makalah-jaringan-sosial-internet.html. Akses, 16 Juni 2009











LAMPIRAN

1.      Gambar
(Gambar 1.1 Mark Zuckerberg)

(Gambar 1.2 Tampilan pertama Facebook saat masih bernama
Thefacebook)





(Gambar 1.3 Tampilan Facebook sekarang)






(Gambar 1.4 Tampilan beranda/home)



(Gambar 1.5 Tampilan profil)

(Gambar 1.6 Tampilan Account)





2.      Tabel


(Tabel 2.1)







(Tabel 2.2 10 Negara terbesar pengguna Facebook
Tahun 2009)











(Tabel 2.3 10 Negara terbesar pengguna Facebook
Tahun 2010)